Tergabung Dengan Grup Sulit, Ini Peluang Indonesia Di Kualifikasi Piala Dunia 2018
Credit by: Indonesia tergabung dengan grup sulit di kualifikasi Pra Piala Dunia 2018 (twitter/AFC)

Jakarta, PINews.com - Kualifikasi Piala Dunia 2018 Russia Zona Asia sudah dimulai. Pengundian tahap kedua pun sudah dilakukan. Tercatat 46 negara bersaing, dan 6 dari 46 negara harus tersingkir dari kualifikasi Piala Dunia setelah di babak pertama gagal menang atas lawan-lawannya. 40 negara sisanya akan bersaing di dalam 8 grup, dan Indonesia akan bertanding di grup F bersama Irak, Vietnam, Thailand dan juga Taiwan. Di kualifikasi kali ini selain memperebutkan jatah ke Piala Dunia, AFC mengenalkan format baru yang membuat kualifikasi ini juga memperebutkan jatah ke Piala Asia 2019 di Uni Emirat Arab.

Menduduki pot ke empat ketika pengundian kualifikasi Piala Dunia babak kedua, Indonesia cukup beruntung karena tidak bertanding jauh-jauh. Indonesia berada di grup F yang berisikan Irak, Vietnam, Thailand dan Taiwan. Dibanding dengan Irak, tiga Negara lain tergolong masih tetangga Indonesia. Walau begitu, bukan perkara mudah untuk bertanding melawan keempat Negara tersebut memperebutkan jatah ke Piala Dunia dan Piala Asia.

Menempati pot pertama, Irak adalah lawan yang paling berat di grup ini. Negara jazirah Arab ini merupakan langganan Piala Asia dan pernah menjadi juara pada tahun 2007 kala tiga lawannya di grup F menjadi tuan rumah (Vietnam, Indonesia dan Thailand, tuan rumah lainnya Malaysia tidak berada di grup ini). Di turnamen resmi terakhir yang diikuti oleh Irak, mereka berhasil masuk semifinal Piala Asia 2015 di Australia namun kalah oleh Korea Selatan. Dari 10 pertandingan terakhir yang dijalani Irak, Irak meraih 4 kemenangan, 4 kekalahan, 1 kali seri dan 1 kali seri yang membuahkan kemenangan lewat adu pinalti. Hasil yang cukup impresif bagi Irak dalam menatap laga kualifikasi Piala Dunia 2018 ini. Indonesia pun dinilai akan kesulitan menghadapi Irak. Dari 5 pertemuan Irak dengan Indonesia, mulai dari tahun 1977 hingga di kualifikasi Piala Asia 2015 di tahun 2013 kemarin, belum pernah sekalipun Indonesia meraih poin dan gol dari Irak. Kekalahan selalu terjadi ketika Indonesia bertanding dengan Irak yang kemungkinan masih akan diperkuat sang legenda Younis Mahmoud.

Di pot kedua, Vietnam akan menjadi lawan Indonesia lainnya. Vietnam secara peringkat dan kualitas masih diatas Indonesia, namun bukan tidak mungkin kita dapat meraih poin dari mereka. Dilihat dari 10 pertandingan terakhir Vietnam, 5 diantaranya merupakan Piala AFC Suzuki Cup. Saat itu Vietnam yang merupakan juara AFC Cup 2008 harus menerima kekalahan di semifinal oleh Malaysia dengan agregat 4-5. Dari 10 pertandingan terakhir, Vietnam meraih 7 kemenangan, 2 kekalahan dan 1 kali seri. Rekor pertemuan Vietnam dengan Indonesia tidak terlalu impresif. Di pertemuan terakhir, Vietnam yang menguasai pertandingan harus puas ditahan imbang 2-2 oleh Indonesia. 10 pertemuan terakhir pun 6 kali berakhir imbang, 2 kali Vietnam menang dan 2 kali pula Indonesia menang. Walaupun bukan lawan yang mudah, Indonesia diyakini dapat meraih poin kala berjumpa Vietnam.

Thailand berada di pot ketiga. Beberapa penampilan terakhir sangat impresif. Thailand berhasil menjadi juara AFC  Cup ketika di final menang atas Malaysia. Kamerun pun harus bersusah payah membalikkan keadaan untuk menang 3-2 atas Thailand dipertandingan persahabatan Maret 2015 silam. Dari 10 pertandingan terakhir, Thailand meraih 7 kemenangan, 2 kekalahan dan 1 kali seri. Lawan-lawan yang dihadapi pun cukup berat seperti Kamerun dan Selandia Baru. Dan menghadapi Indonesia, Thailand berada diatas angin. Walaupun di pertandingan terakhir Thailand mengalami kekalahan 1-2 lewat 2 gol penalty Bambang Pamungkas di Piala AFC 2010, Thailand masih unggul secara statistic 10 pertemuan terakhir. 6 kali kemenangan, 1 kekalahan dan 3 hasil seri cukup membuat Thailand siap menghadapi Indonesia. Apalagi Thailand sedang mempunyai generasi emas dimana mereka berhasil meraih Piala AFC 2014 dengan skuad U23 mereka asuhan Ziconya Thailand, Kiatisuk Senamuang. Meraih hasil seri di dua laga melawan Thailand dirasa paling realistis untuk skuad Indonesia sekarang.

Dan lawan terakhir Indonesia di grup F ini adalah Taiwan. Meraih kemenangan atas 2-0 Brunei membuat mereka berhasil lolos ke babak kedua kualifikasi Piala Dunia zona Asia walaupun meraih kekalahan 0-1 di pertandingan pertama. Taiwan atau Chinese Taipei ini bukan Negara unggulan sepakbola. Bisa dilihat dari 10 pertandingan terakhir yang dilakoni Taiwan, mereka hanya meraih 2 kali kemenangan. Yang pertama kala bertemu Filipina di tahun 2013, 2-1 dan juga kala menang 2-0 lawan Brunei. Selebihnya, Taiwan harus menelan pil pahit karena hanya mampu imbang sekali melawan Korea Utara 0-0 dan 7 kali kekalahan dari Brunei, Hongkong, Guam, Kamboja, Filipina, Palestina dan Pakistan. Dengan rentetan hasil kurang meyakinkan Taiwan, Indonesia diunggulkan dan diprediksi dapat meraih 2 kali kemenangan baik di kandang maupun kala tandang. Dari delapan pertemuan kedua Negara sepanjang sejarah pun, data statistic memihak pada Indonesia. Indonesia meraih 6 kemenangan di 6 pertandingan terakhir lawan Taiwan dan 2 pertandingan awal dimenangi oleh Taiwan. Bahkan rekor 10-1 kemenangan Indonesia menghiasi sejarah pertemuan dua Negara.

Walaupun di dua pertandingan terakhir Indonesia, Indonesia tampil kurang impresif  kala menang 2-1 atas Myanmar dan kalah 0-1 lawan Kamerun, Indonesia masih mempunyai kans untuk lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia dan juga Piala Asia. Dengan dukungan supporter, federasi dan juga Negara.

Editor: RI