ISL 2015 Akhirnya Hanya Diikuti 16 Tim
Credit by: Logo ISL 2015 (PT Liga Indonesia)

Jakarta, PINews.com - Rekomendasi BOPI untuk ISL 2015 akhirnya telah keluar. ISL 2015 yang dijadwalkan (kembali) akan memulai kick-off pada 4 April 2015 sepertinya dapat diundur kembali. BOPI tidak merekomendasikan Arema Malang dan Persebaya Surabaya untuk mengikuti ISL 2015 padahal liga tinggal menghitung hari sebelum liga bergulir. Hal ini tentu saja menjadi pukulan telak dan PR besar bagi PSSI dan PT Liga Indonesia selaku operator liga professional di Indonesia.

BOPI mengeluarkan rekomendasi berupa kategori klub-klub yang layak tampil di ISL. 11 klub dinyatakan lolos verifikasi dan 5 diantaranya masuk kategori A, yaitu kelengkapan dokumen mengenai aspek legalitas, financial dan manajemen telah terpenuhi. 5 klub tersebut adalah Semen Padang, Sriwijaya FC, Persib Bandung, Persija Jakarta dan Persipura Jayapura.

Kemudian BOPI juga mengeluarkan rekomendasi lolos bersyarat bagi 5 klub lainnya. Klub-klub tersebut adalah Pelita Bandung Raya, Persela Lamongan, Mitra Kukar, Perseru Serui dan Persegres Gresik United. Mereka diberikan syarat karena BOPI menilai bahwa kekurangan dokumen yang dikumpulkan oleh kelima klub tersebut bersifat minor. Namun jika hingga akhir putaran pertama ISL 2015 klub-klub tersebut gagal melengkapi dokumen yang diminta, BOPI akan mencabut rekomendasinya dan klub-klub tersebut akan didiskualifikasi dari ISL.

Yang menarik adalah tidak lolosnya Arema Malang dan Persebaya Surabaya. Kedua klub tersebut tidak direkomedasikan oleh BOPI. Hal ini terkait dengan dualisme yang terjadi didalam tubuh kedua klub dimasa silam. Arema dan Persebaya pernah mengalami dualisme ketika munculnya kompetisi tandingan IPL sebagai wujud ketidakpuasan beberapa pihak terhadap pengelolaan kompetisi professional ISL. Arema dan Persebaya tercatat mengikuti kedua kompetisi itu, IPL dan ISL. Bukan sebagai satu perusahaan, namun dua perusahaan berbeda yang mempunyai nama klub yang sama. Hal ini yang mendasari BOPI untuk tidak mengeluarkan rekomendasi bagi kedua klub tersebut.

BOPI telah mengeluarkan rekomendasi, tinggal bagaimana PSSI dan PT Liga Indonesia menanggapinya. Sekjen PSSI dan direktur PT Liga Indonesia, Joko Driyono, mengatakan mustahil ISL bergulir tanpa Arema dan Persebaya. Hal ini didasari oleh akan berubahnya kembali jadwal ISL jika kompetisi tetap diikuti oleh 16 klub. ISL tinggal menunggu waktu bergulir, rekomendasi BOPI telah keluar, tinggal menunggu PSSI dan PT Liga Indonesia memutuskan.

Apapun yang akan diputuskan PSSI dan yang telah diputuskan BOPI, semoga menjadi putusan yang terbaik bagi kompetisi Indonesia. Tim Nasional Indonesia akan kuat bila kompetisi di Indonesia sehat dan profesional. 

Editor: RI