Meski Dikritik, Kemenkominfo Tetap Blokir 22 Website Yang Dituding Radikal
Credit by: Ilustrasi

Jakarta, PINews.com - Meskipun dikritik karena dianggap telah melakukan intervensi dan pembredelan kebebasan pers, Kemenkominfo tetap memblokir sejumlah website yang dituding menyebarkan radikalisme.

Dilansir dari laman Kemenkominfo,  Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Ismail Cawidu menyatakan, telah dilakukan pemblokiran terhadap 22 situs/website yang bernuansa radikal.

Semua website tersebut adalah hasil pengaduan dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

 

Kedua 22 situs tersebut diantaranya :

1. arrahmah.com

2. voa-islam.com

3. ghur4ba.blogspot.com

4. panjimas.com

5. thoriquna.com

6. dakwatuna.com

7. kafilahmujahid.com

8. an-najah.net

9. muslimdaily.net

10. hidayatullah.com

11. salam-online.com

12. aqlislamiccenter.com

13. kiblat.net

14. dakwahmedia.com

15. muqawamah.com

16. lasdipo.com

17. gemaislam.com

18. eramuslim.com

19. daulahislam.com

20. shoutussalam.com

21. azzammedia.com dan

22. indonesiasupportislamicatate.blogspot.com

 

Sementara itu, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Marciano Norman mneyatakan selain menutup situs-situs terkait ISIS, pemerintah juga mengajak komunitas-komunitas terkait untuk memberikan informasi yang seimbang kepada masyarakat.

“Informasi yang disampaikan bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat luas. Sehingga masyarakat tidak melihat satu sisi saja‎, tapi ada sisi lain yang memberi pencerahan bahwa itu tidak benar. Kita hati-hati mengelola itu. Jangan terjebak suatu hari nanti ISIS itu dikaitkan dengan Islam, itu tidak benar,” pungkas Marciano

Editor: RI